Beberapa Jenis Gangguan Kesehatan Mental Yang Umum

Diperbarui

Jenis oenyakit mental yang paling umum diderita diantaranya adalah :

  • Gangguan kecemasan.
  • Gangguan mood.
  • Gangguan skizofrenia.

Gangguan Kecemasan

Menurut Anxiety and Depression Association of America, gangguan kecemasan adalah jenis penyakit mental yang paling umum terjadi, orang-orang dengan kondisi ini memiliki ketakutan atau kecemasan yang parah, yang berkatitan denga berbagai objek atau situasi tertentu, kebanyakan orang dengan gangguan kecemasan akan berusaha menghindari dari paparan apapun yang dapat memicu kecemasan mereka muncul.

Contoh dari gangguan kecemasan adalah :

Gangguan Kecemasan Umum (General Anxiety Disorder)

American Psychiatric Association mendefinisikan GAD sebagai rasa khawaitr yang tidak proporsional yang menggangu kehidupan sehari-hari.

Beberpa orang juga mengalami gejala-gejala fisik darinya, termasuk :

  • Kegelisahan.
  • Kelelahan.
  • Otot-otot tegang.
  • gangguan tidur.

Serangan dari gejala-gejala kecemasan tidak selalu membutuhkan suatu pemicu yang spesifik bagi orang dengan GAD, mereka mungkin memiliki kecemasan yang berlebihan ketika menghadapi situasi sehari-hari yang tidak menimbulkan bahaya langsung, seperti pekerjaan rumah atau memenuhi jani, seseorang dengan gangguan kecemasan umum terkadang merasa cemas tanpa adanya suatu pemicu sama sekali.

Gangguan Panik

Orang-orang yang memiliki gangguan panik mengalami serangan-serangan panik secara teratur, yang melibatkan ketakutan yang tiba-tiba dan luar biasa atau perasaan akan terjadi sebuah malapetaka dan kematian.

Berbagai Jenis Fobia

Terdapat berbagai jenis fobia :

  • Fobia sederhana. Fobia ini melibatkan sebuah ketakutan yang tidak proprsional terhadap objek-objek, berbagai seknarion dan juga berbagai jenis hewan tertentu, ketakutan akan laba-laba adalah sebuah contoh yang umum terjadi.
  • Fobia sosial. Terkadang dikenal sebagai kecemasan sosial, fobia ini adalah sebuah ketakutan akan menjadi sebuah sasaran penilaian dari orang lain, orang yang memiliki fobia sosial sering membatasi diri dari lingkungan sosial.
  • Agoraphobia. Istilah ini mengacu pada sebuah ketakutan akan situasi di mana sulit untuk melarikan diri, seperti berada di lift atau sebuah kereta bergerak, banyak orang yang keliru dengan mengartikan fobia ini sebagai sebuah ketakutan untuk berada di luar.

Masing-masing memiliki akrakteristik yang sangat spesifik antar satu dengan yang lainnya, para dokter tidak dapat mengetahui atau hafal semua jenis dari fobia yang ada, di dunia ini mungkin ada ribuan jenis fobia, sesuatu yang biasa bagi satu orang mungkin merupakan suatu masalah yang parah dan mendominasi pada kehidupan sehari bagi orang lainnya.

Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD)

Orang-orang yang mengidap OCD memiliki berbagai obsesi dan kompulsi, dengan kata lain, mereka terus-menerus mengalami berbagai pikiran stres dan sebuah dorongan kuat untuk melakukan tindakan yang berulang, seperti mencuci tangan.

Gangguan Stres Pascatrauma (PTSD)

Post-traumatic stress disorder (PTSD) dapat terjadi setelah seseorang mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa yang sangat menegangkan atau traumatis, selama peristiwa ini, orang yang mengidapnya berpikir bahwa hidup mereka atau nyawa orang lain ada dalam situasi bahaya, mereka mungkin merasa takut atau tidak memiliki kendali atas apa yang sedang terjadi, sensasi-sensasi dan ketakutan ini kemudian berkontribusi pada PTSD.

Gangguan Mood

Beberapa orang mungkin menyebut gangguan mood sebagai ganggua afektif atau gangguan depresi, orang-orang dengan kondisi ini memiliki perubahan suasana hati seacra signifikan, umumnya melibatkan mania, yang merupakan suatu periode penuh energi dan kegembiraan yang tinggi atau juga depresi.

Beberapa contoh dari gangguan mood adalah :

Depresi berat. Seseorang yang mengalami depresi berat mengalami suasana hati yang rendah secara terus-menerus dan kehilangan minat pada berbagai aktivitas dan acara yang sebelumnya mereka nikmati, mereka dengan depresi berat dapat merasakan kesedihan ekstrim yang berkepanjangan.

Gangguan bipolar. Seseorang dengan gangguan bipolar mengalami perubahan-perubahan yang tidak biasa dalam suasana hati, tingkat energi, tingkat aktivitas dan kemampuan untuk melanjutkan hidup sehari-hari, fase manik menyebabkan periode suasana hati yang tinggi sedangkan fase depresi menyebabkan suasana hati yang rendah.

Gangguan Skizofrenia

Berbagai otoritas kesehatan mental masih mencoba untuk menentukan apakah skizofrenua merupakan sebuah gangguan tunggal atau bagian dari sebuah group dari penyakit-penyakit yang terkait, ini adalah sebuah kondisi yang sangat kompleks.

Tanda-tanda dari skizofrenia biasanya berkembang di usia 16 dan 30 an, menurut NIMH, orang-orang yang menderita ini akan memiliki pikiran-pikiran yang tampak terfragmentasi dan mereka juga merasa sulit untuk memproses informasi.

Skizofrenia memiliki berbagai gejala negatif dan positif, gejala-gejala positif termasuk delusi, gangguan pikiran dan halusinasi, gejala-gejala negatif termasuk penarikan diri, kurangnya motivasi dan suasana hati yang datar atau tidak tepat.

Referensi

Pengertian | Faktor Resiko | Jenis | Gejala Awal | Pengobatan